Minggu, 27 Juni 2010

Kota Cimahi Unjuk Gigi - Dukung Industri Kreatif

BICARA tentang industri kreatif, Kota Bandung disebut-sebut sebagai kota yang memiliki kontribusi tertinggi yang disandingkan dengan Jawa Tengah dan Bali. Hal itu setelah Kota Bandung memiliki road map industri kreatif. Bahkan setiap bulan Kota Bandung selalu mengadakan festival industri kreatif.

Serupa dengan Kota Bandung, Kota Cimahi pun mulai mengepakkan sayapnya dalam industri kreatif. Bahkan pemerintah sendiri telah menunjukkan keseriusan terhadap pengembangan industri kreatif. Bukti keseriusan pemerintah atas pengembangan ekonomi/industri kreatif itu, untuk pertama kalinya digelar acara Baros Fest 2010 selama empat hari berturut-turut, 18-21 Juni 2010 di sebuah gedung yang diperuntukkan khusus bagi para pegiat industri kreatif, yaitu Baros Information Technology Centre (BITC).

Acara tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif di Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, dan Indonesia. Acara yang dibuka langsung Wali Kota Cimahi, H.M. Itoc Tochija itu diharapkan dapat menjadi sarana berbagai potensi kreativitas masyarakat Cimahi. Selain menunjukkan bahwa Kota Cimahi tidak ketinggalan dengan daerah lainnya di bidang industri kreatif dan teknologi informasi.

Kota Cimahi tidak ingin ketinggalan dalam industri kreatif, khususnya di bidang animasi film dan informasi teknologi. Untuk itu, dalam pengembangannya dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Dengan adanya dukungan dari masyarakat, yang diharapkan dapat memahami tentang industri kreatif, bisa tercipta lapangan pekerjaan baru.

"Kita sudah bisa bersilaturahmi dengan saudara-saudara (daerah-daerah) lainnya, khususnya dalam soal industri kreatif. Prestasi seperti ini di masa mendatang harus ditingkatkan," ungkap Ketua Cimahi Creative Association, Rudi Sutheja.

Dalam Baros Fest ditampilkan pameran berbagai produk kreatif unggulan, seperti fashion dan berbagai hasil kerajinan tangan. Sekitar 50 stan akan memamerkan produk teknologi informasi dan perbankan. Sedangkan bukti dukungan terhadap kreativitas anak muda Kota Cimahi, di lantai dasar BITC juga digelar pameran foto dan lukisan, yang menampilkan berbagai gedung dan lembaga serta kegiatan di Kota Cimahi, selain festival indie.

"Ada juga festival film animasi dan film indie, selain lomba website dan fotografi," paparnya.

Perlombaan kreativitas tersebut diikuti 24 peserta film indie, di antaranya untuk kategori film animasi berjumlah 16 peserta. Dipaparkan Rudi, peserta tidak hanya berasal dari Kota Cimahi, Bandung atau Jabar, tapi juga Bali, Medan, Surabaya, Solo, Bojonegoro, dan Banjarmasin. Namun yang menjadi kebanggaan, yang keluar sebagai juara tetap dari Kota Cimahi.

"Film indie di sini bukan film indie biasa, tapi juga mengangkat tentang budaya, heritage, dan human interest," jelasnya.

Miliki sekolah unggul

Sementara untuk penjurian, panitia mendatangkan para juri yang kompeten di bidangnya. Yang pasti, kriteria dalam penilaian film indie serta animasi adalah orisinalitas cerita maupun karya, tata suara serta tata cahaya atau pencahayaan.

"Kenapa kita menyelenggarakan lomba animasi, soalnya Cimahi memiliki sekolah-sekolah yang memang unggul dalam bidang IT, yang juga dibutuhkan untuk produksi film dan animasi. Potensinya sangat banyak. Hal ini karena di beberapa sekolah khususnya SMK, IT sudah dijadikan mata pelajaran. Maka dengan adanya lomba, potensi para murid atau pegiat IT bisa lebih tereksplorasi," terangnya.

Kebanggaan lainnya bagi pemuda Kota Cimahi, dalam acara tersebut, para skateboarder diberi space khusus untuk unjuk gigi di tengah para pengunjung Baros Fest. "Kami sengaja memberikan space untuk kreativitas anak-anak muda, mulai dari hobi seperti skateboard hingga musik. Malah ke depannya kami akan khusus menggelar acara musik indie bagi mereka yang memiliki potensi di bidang tersebut. Yang jelas kreativitas Kota Cimahi tidak akan pernah mati dan pemerintah semaksimal mungkin akan terus mendukung perkembangan industri kreatif," tegas Rudi. (tri widiyantie/"GM")**


Sumber :

http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20100626130557&idkolom=indies

26 Juni 2010

1 komentar: